BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Lampung memilih untuk tidak berpolitik praktis. Karena sebagai badan otonom dari ormas keagamaan terbesar di Indonesia, lembaga ini lebih mengoptimalkan peran kaum muda NU terdidik dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.

Hal itu ditegaskan Ketua PW ISNU Lampung, Lazuardi Alwi, saat ditanya wartawan selepas bertemu Sekretaris Partai Demokrat Lampung, Fajrun Najah Ahmad, Senin (23/7/2018) di kantor DPD Partai Demokrat Lampung.



“Saya silaturahmi ke Cak Fajar ini sebagai sesama Nahdliyin. Semua tahu, saya anggota DPRD Lampung dari PKB. Tapi kedatangan saya ini sebagai ketua ISNU Lampung. Jadi bukan urusan politik praktis,” kata Lazuardi Alwi yang menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung.

Dia juga menepis jika pertemuannya dengan Fajar membahas hengkangnya dua anggota FPKB DPRD Lampung yakni Khaidir Bujung dan Midi Iswanto yang maju pada pileg 2019 melalui Partai Demokrat.

“Nggak, nggak ada kami bicara soal masalah itu. Pindah partai itu kan urusan pribadi. Saya silaturahmi ini khusus bicara soal ISNU Lampung ke depan,” tegas politisi PKB yang kembali nyaleg dari dapil II Lampung Selatan ini.

Dijelaskan, saat ini kepengurusan ISNU di Lampung sudah sampai ke tingkat kecamatan. “Memang belum semua kecamatan se-Lampung. Baru 75% saja, tapi ini sudah cukup bagus dalam bangunan struktur organisasi dalam kurun waktu setahun terakhir,” kata Lazuardi.

Menurut dia, saat ini pengurus dan anggota ISNU di Lampung yang sudah tercatat tidak kurang dari 9.000 orang.

“Saya optimis, ke depannya akan lebih banyak lagi anak-anak muda NU terdidik yang akan menjadi anggota ISNU,” lanjutnya.

Mengenai silaturahminya dengan Fajrun Najah Ahmad, Lazuardi menjelaskan, terkait dengan akan dilaksanakannya Muswil ISNU Lampung pada 5 Agustus mendatang. “Cak Fajar ini kan senior saya, jadi wajar kalau saya konsultasi. Apalagi beliau ini kan terang benderang darah NU-nya,” ujarnya.

Dia berharap Fajar dapat bergabung di ISNU Lampung. Dengan demikian akan semakin menguatkan kiprah badan otonom NU itu ke depannya. Lazuardi juga mengajak kaum sarjana NU se-Lampung untuk bergabung dalam ISNU, sehingga keberadaan kaum terdidik NU akan semakin maksimal.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR