JAKARTA (Lampost.co)-- Pesantren kilat Media Group kembali digelar dalam rangka Ramadan 1440 Hijriyah. Acara diikuti oleh anak-anak Sekolah Dasar (SD) hingga Menengah Pertama (SMP). 
 
Mereka sangat bersemangat dan antusias mengikuti pesantren kilat yang digelar di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kedoya, Jakarta Barat. Tak ada kelelahan meski acara sudah digelar sejak pukul 08.00 WIB. 
 
Pesantren kilat dilaksanakan selama dua hari, mulai Sabtu, 25 Mei 2019 hingga hari ini, Minggu, 26 Mei 2019. Acara dibuka dengan membaca 13 surat dalam ayat suci Alquran.  
 
Ayat yang dibaca mulai dari surat Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Al-Lahab, An-Nasr, Al-Kafirun, Al-Kautsar, Al-Ma'un, Quraisy, Al-Fil, Al-Humazah, dan Al-Ashr.
 
Salah satu mentor pesantren kilat, Angga, mengatakan membaca surat-surat tersebut mengajarkan anak-anak untuk tidak malas membaca ayat suci Alquran. Apalagi Allah akan melipatgandakan pahala bagi mereka yang membaca Alquran saat bulan suci Ramadan.
 
"Ramadan (pahala) dikalikan 1.000 kali, jadi kalian jangan malas untuk membaca Alquran," ujar Angga pada anak-anak di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (26/5/2019). 
  
Ketua Panitia Ramadan khusus pesantren kilat, Lis Zatnika, mengatakan penyelenggaraan pesantren kilat tahun ini menghadirkan konsep yang lebih baru. Peserta dibuat kelompok untuk dapat belajar bersosialisasi. 
 
"Mereka happy, di sini mereka baru kenal dengan satu sama lain, kalau ada kaka adik kita pisah, jadi mereka belajar bersosialisasi," tutur dia. 
 
Pesantren kilat akan diisi dengan kegiatan bermanfaat. Sambil menunggu berbuka puasa atau ngabuburit mereka melakukan yel-yel, dongeng Islami, menghafal surat Alquran, motivasi menggapai mimpi hingga melakukan tur ke gedung Media Indonesia. 
 
"Penyelenggaraan ini mengisi kegiatan Ramadan anak-anak tidak hanya ibadah puasa, mereka juga ada kegiatan manfaat," ujar dia.
  
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR