PANARAGAN (Lampost.co)--Usai membuat postingan pengakuan diri sebagai pelaku pembakaran Pasar Penampungan Sementara Pulungkencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat (Tubaba), pemilik akun Facebook, Roni Bochil, kembali memosting status permintaan maaf.
Lewat halaman facebooknya, ia meminta maaf kepada masyarakat Tubaba yang sempat membuat warga geram. 
"Saya disini mau klarifikasi kalo itu semua gak bener, saya minta maaf sebesar besarnya sama semua warga Tubaba jika saya melakukan kesalahan karena telah membuat status yang sedikit tersinggung," tulisanya di grup Facebook Tulangbawang Barat, Selasa (8/5/2018).
Sebelumnya, pemilik akun Facebook, Roni Bochil alias Toni warga Tiyuh Penumangan baru membuat pengakuan di dinding Facebooknya bahwa dirinyalah yang membakar pasar Pulungkencana tersebut. 
"Pasar Pulong aku sing mbakar, " demikian tulisannya saat api masih berkobar melumat deretan kios Senin (7/5) malam, sekitar pukul 20.30. 

Akibat statusnya tersebut warganet langsung beralibi bahwa dirinyalah yang benar-benar sebagai pelakunya, meskipun banyak pula yang beranggapan hal tersebut hanyalah status bohong (hoaks) belaka sampai ada yang mengancam akan melaporkan pemilik akun tersebut ke Polisi karena telah membuat berita bohong.
Sementara itu pemilik akun atas nama Boechil alias Toni saat dikomfirmasi mengenai perihal status FB nya tersebut, ia mengatakan bahwa status yang ia buat hanya iseng-iseng saja.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR