SELAIN manusia, makhluk hidup lainnya yaitu hewan memiliki intuisi yang peka terhadap kuantitas atau jumlah. Gilbert White membuktikan kesadaran intuisi hewan melalui deskripsi dalam bukunya yang berjudul The Natural History of Selborne.

Hewan dapat menganalisis perbedaan antara sejumlah benda dan jumlah yang lebih kecil. Dalam buku yang diterbitkan pada tahun 1786 itu, Gilbert White menceritakan bahwa dia secara diam-diam mengambil satu telur setiap hari dari sarang burung.



Merespons itu, sang ibu burung bertelur lagi setiap hari untuk menebus dan mengganti telurnya yang hilang. Gilbert mencatat bahwa spesies burung lain mengabaikan tidak adanya telur tunggal, tetapi meninggalkan sarangnya apabila lebih dari satu telur telah diambil.

Gilbert juga meneliti tawon atau lebah yang selalu menyediakan lima (tidak pernah empat dan tidak pernah enam) ulat untuk setiap telur mereka sehingga anak-anak mereka miliki sesuatu untuk dimakan saat telur menetas.

Yang uniknya lagi, penelitian juga menunjukkan bahwa mencit dan merpati dapat diajarkan membedakan antara jumlah ganjil dan genap dari makanan mereka. Melalui cerita ini, kita dapat menyimpulkan bahwa makhluk selain manusia sebenarnya dapat menghitung.

Dalam percobaan lainnya, hewan bisa dilatih untuk menghitung objek benda bukan angka. Hewan saja memiliki intuisi yang bisa menghitung meskipun dalam bentuk objek. Kita sebagai manusia yang memiliki akal sehat untuk menghitung, memerinci, sampai mengatasi masalah sudah semestinya dapat menggunakan otak yang diberikan Sang Pencipta untuk menjalani kehidupan. 

Jangan sampai kemampuan berpikir dan menganalisis tidak digunakan dengan sebaik-baiknya. Seperti peristiwa yang terjadi pada Jumat (22/2/2019) lalu, saat seorang pemuda melakukan bunuh diri di Lampung. Karena setiap manusia yang hidup pasti mempunyai masalah, maka sebagai ibadah, masalah seharusnya menjadi ujian yang perlu dihadapi sehingga manusia bisa semakin kuat.

Jika hewan memiliki insting, manusia memiliki perasaan. Perasaan bisa menjadikan manusia akan berbeda dengan hewan. Ada kalanya perasaan membawa emosi yang baik maupun buruk.

Meminjam kata-kata Benjamin Franklin bahwa kita tidak dapat mengendalikan semua yang terjadi terhadap kita, tapi kita dapat mengendalikan apa yang terjadi di sekitar kita. Semoga keberuntungan selalu menyertai hari-hari kita di setiap proses kehidupan. Amin.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR