LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 13 September
8467
Kategori Lampung
LAMPUNG POST | Inspektorat Tunggu Perkembangan Kasus Supriyadi
Ilustrasi penganiayaan. Dok. Lampost.co

Inspektorat Tunggu Perkembangan Kasus Supriyadi

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, masih menunggu perkembangan kasus kekerasan yang menjerat pegawai negeri sipil (PNS) Bagian Umum, Supriyadi (36), warga jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Supriyadi ditahan sebagai tersangka penganiayaan Mutia Safira Putri (21), warga Jalan Perumdam III Blok C, Sukarame.
Inspektur Kota Bandar Lampung, Muhammad Umar menjelaskan untuk pegawai yang tersangkut masalah pidana harus diselesaikan lebih dahulu di tempat pelaporannya. ”Ya seperti saat ini kan sudah dilaporkan ke Polresta, dan informasinya sudah ditahan. Kita tunggu dulu saja perkembangannya,” kata pria yang akrab disapa Umar ini ditemui di lingkungan Pemkot setempat Rabu (13/9/2017).
Dia melanjutkan pihaknya saat ini juga menunggu laporan yang masuk ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung yang kemudian diteruskan ke Inspektorat sebelum diselidiki.
”Untuk sanksi berat bisa saja diberikan jika putusan pidananya lebih dari 2 tahun. Bisa sampai pemecatan itu. Kalau di bawah itu bisa saja hanya penundaan kenaikan golongan. Tapi bisa juga kalau dia pejabat, penurunan jabatan saat ini,” jelasnya.
Secara terpisah, Sekretaris BKD Kota Bandar Lampung, Wakhidi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan masuk dari pihak kepolisian. “Sampai saat ini belum ada laporan masuk. Biasanya, misal terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KdRT), ada laporan yang masuk ke kita dari istri misalnya. Tapi yang ini saya belum tahu. Belum ada laporan yang masuk juga,” kata Wakhidi di ruang kerjanya kemarin.
Dia melanjutkan laporan ini baru bisa diproses nantinya saat putusan sidang keluar. ”Baru nanti kami akan kirimkan berkas tersebut ke Inspektorat untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan Lampost.co, oknum ASN Pemkot Bandar Lampung ditetapkan sebagai tersangka penganiaayaan terhadap Mutia Safira Putri (21), warga Jalan Perumdam III Blok C, Sukarame.
Kasat Reksrim Polresta Banda Lampung Komisaris Harto Agung Cahyo mengatakan Supriyadi merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas di Pemkot Bandar Lampung. Sedangkan korban merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Bandar Lampung.
Harto menceritakan kronologi kejadian, pada 16 Agustus 2017, korban dan tersangka sama-sama mengendarai sepeda motor di Jalan Dipnoegoro, Kecamatan Telukbetung Utara. Ketika hendak berberlok keduanya bertabrakan sehingga masing-masing terpental. Kemudian tersangka mendekati korban dan memukuli wajah korban dan menendang badan korban, sehingga mengalami luka memar dan robek di bagian bawah mata kanan dan harus mendapatkan jahitan serta perawatan di rumah sakit.
"Jadi ada saksi yang lihat, pas itu si korban langsung dipukulin sama tersangka, hidung korban juga patah, tapi sepertinya bukan karena dipukul, tapi karena kecelakaan," kata mantan Kapolsek Tanjungkarang Barat itu.
Menurut Harto, perkara ini terus bergulir dan kini penyidik telah melimpahkan berkas perkara tahap I ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. Tersangka diancam dengan Pasal 351 Ayat (2)KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun. "Tersangka saat ini kita tahan, dan ia dijerat Pasal 351 Ayat (2)," kata Harto.

LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv