BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Proses penyelidikan terhadap kasus penganiayaan yang terjadi di Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung masih berlanjut dan dilakukan oleh Inspektorat Bandar Lampung sebagai aparat pengawas Dinas di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.  

Inspektur Kota Bandar Lampung, M. Umar, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya dalam beberapa waktu ini terhadap kedua belah pihak, baik Sekretaris maupun Bendahara. 

Berita terkait: Kasus Pemukulan Bedahara Pariwisata Tunggu Saksi



“Proses pemeriksaan dari kawan-kawan masih kita tunggu, dan sampai sekarang berlanjut. Kan dari kedua belah pihak sudah kita mintai keterangan dan sampai sekarang belum ada hasil laporannya pemeriksaan itu ke saya,” ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (12/2/2019).  

Pihaknya berharap dalam permasalahan kasus itu dapat segera terselesaikan dengan baik secara internal kedinasan. Sebab menurutnya pemicu dalam permasalahan itu adalah kesalahan pahaman antarkedua belah pihak.  
“Arahnya itu kalau bisa diselesaikan secara internal, karena inikan persoalan internal di Dinas Pariwisata. Karena ada kesalah pahaman aja dari bendahara kepada sekretaris, jadi selama bisa damai, kita tidak ada masalah,” kata dia.  

M. Umar mengatakan, jika ranah permasalahan itu berujung damai antara keduanya, maka syarat diantaranya adalah mencabut laporan dari Kepolisian dengan alasan dapat terselesaikan secara kekeluargaan.  

“Laporan itu harus dicabut dari polisi, intinya saat ini kita masih menunggu hasil laporan baik dari Kepolisian dan yang telah dilakukan oleh staff saya,” kata Umar. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR