BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Salat Idulfitri merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dan berpahala besar. Namun, ada beberapa sunah nabi yang sering ditinggalkan atau belum dipahami sebagian umat Islam.

"Ada beberapa sunah nabi yang sering ditinggalkan. Padahal keutamaannya luar biasa," kata Ustaz Yahya dalam kajian itikaf hari ke 28 Ramadan di Masjid Addua, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (13/4/2018) dini hari.
Sunah-sunah tersebut antara lain berdasarkan hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, sunah pertama sebelum berangkat untuk salat Id adalah mandi terlebih dahulu. Tata cara mandinya seperti mandi junub.
"Sunah kedua adalah memakai pakaian terbaik, yang paling bagus. Selanjutnya memakai wewangian," ujar alumnus Universitas Yaman tersebut.



Sunah selanjutnya makan terlebih dahulu. "Sebelum salat Id sebaiknya makan dulu. Beda dengan salat Iduladha. Selanjutnya setelah beranjak dari rumah menuju tempat salat Id beliau bertakbir dan bertahmid," kata Ustaz.
Dalam hadis selanjutnya, Rasulullah berangkat dan pulang dari lokasi salat dengan menggunakan jalan yang berbeda. "Rasulullah melewati jalan yang berbeda. Ini dilakukan bagian dari syiar," kata ustaz Yahya.
Ustaz Yahya menegaskan salat Ied hukumnya wajib bagi umat Islam yang mukim. Berbeda dengan yang musafir. 
"Kemudian, jika Idulfitri berlangsung hari Jumat, hukum melaksanakan salat Jumat menjadi tidak wajib. Kecuali jika yang bertugas sebagai imam. Tapi kalau makmum tidak harus salat Jumat melainkan melainkan salat Zuhur," pungkas ustaz Yahya. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR