BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung telah rampung menyeleksi dan memverifikasi berkas guru honor yang akan memperoleh insentif semester pertama Januari hingga Juni 2018 dari Pemerintah kota Bandar Lampung. Hasil seleksi didapat 7.443 guru honor.

Kepala Seksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dasar Disdikbud Bandar Lampung, Khairul Athar kepada Lampost.co, Senin (25/6/2018) menerangkan sejumlah guru honor yang tersebar pada 20 kecamatan di Bandar Lampung itu mengajar di sejumlah TK/RA, SD/MI, SMP/MTs negeri dan swasta itu memperoleh insentif Rp1,2 juta/ enam bulan.



Menurutnya, secara perinci guru memperoleh insentif yang mengajar di sekolah negeri TK sebanyak 23 guru, SD (1.409), SMP (367), MI (95), dan MTs (34). Sedangkan di sekolah swasta TK sebanyak 1.881 guru, RA (123), SD (1.409), MI (594), SMP (1.156), dan MTs (342).

“Jumlah terbesar guru honor yang akan memperoleh insentif berada pada SD yakni mencapai hampir 3.000 guru, sedangkan jumlah yang sedikit atau hanya puluhan guru berada di sekolah MI, dan MTs,” ujar dia.

Ia mengatakan, banyaknya jumlah guru honor yang diusulkan insentif di Bandar Lampung disebabkan karena beberapa tahun terakhir tidak ada pengangkatan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN), sementara setiap tahun jumlah guru berkurang.

“Banyaknya jumlah guru honor karena kebutuhan. Setiap tahun ada guru yang pensiun, pindah, dan meninggal dunia, sementara penggantinya tidak ada. Mau tidak mau sekolah mengangkat guru honor,” kata dia.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR