KALIANDA (Lampost.co)--Lambannya proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) lahan puluhan warga Dusun Kupangcurup, Desa Tanjungratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, karena penggugat melakukan banding.

Dalam sidang putusan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, Lampung Selatan, puluhan masyarakat menang atas perkara kepemilikan lahan. Namun, pihak penggugat yakni Kementerian Kehutanan melakukan banding. Sehingga perkara sengketa kepemilikan 88 bidang lahan tersebut, saat ini ditangani Pengadilan Tinggi Bandar Lampung.



"Sidang di PN Kalianda, masyarakat menang. Tapi pihak Kehutanan mengajukan banding," kata tim juru sita Pengadilan Negeri Kalianda, Jamaludin, kepada lampost.co, Kamis (10/1/2019).

Berita terkait:

Ganti Rugi JTTS Belum Dibayar, Warga Tanjungratu Unjuk Rasa

Dia menjelaskan uang ganti rugi untuk puluhan lahan yang sedang bersengketa itu, sudah dikonsinyasi atau dititipkan ke PN Kalianda. "Uangnya sudah dikonsinyasi, besarannya saya lupa. Tinggal bayar saja kalau sudah inkracht," ujarnya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR