BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- EI, staf pengukur tanah, Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung yang ditangkap Polda Lampung, dijerat dengan undang-undang tindak pidana Korupsi.

Wadirreskrimsus Polda Lampung AKBP Eko Sudaryanto mengatakan, pelaku Sementara disangkakan dengan pasal 12 Huruf E, yakni Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, akan dipidana dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.



Baca Juga:

Oknum Pengukur Tanah Kanwil BPN Sudah Nikmati Uang Korban Rp100 Juta

Polda OTT Pejabat BPN Lampung

"Tersangka kita jerat Pasal 12 Huruf E UU Tipikor, karena melakukan pungli dan pemerasan, terhadap korban dengan memanfaatkan jabatannya," ujarnya kepada Lampost.co, Kamis (5/9/2018).

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR