BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pengamat Politik dari Universitas Lampung Robi Cahyadi mengatakan hasil rekapitulasi resmi KPU RI yang dikeluarkan pada 21 Mei pukul 02.00 dini hari menandakan perjalanan panjang penghitungan suara pemilu 2019 usai. Untuk pilpres pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin menang dengan angka 55,5% suara. Untuk Pileg, PDIP menang dengan angka 19,33% suara.

"Keputusan akhir ini khususnya rekap pilpres masih menyisakan polemik karena pasangan Prabowo-Sandi menolak hasil pilpres dengan beragam argumen seperti DPT, kecurangan, salah hitung, manipulasi dan lainnya, dan akan mengajukan gugatan di MK. Sehingga publik masih menunggu hasil akhir dari putusan MK jika gugatan jadi di layangkan," kata akademisi Ilmu Pemerintahan FISIP Unila ini, Selasa (21/5/2019).



Kemudian ia juga mencatat untuk pemilu 2019, khususnya pilpres. Masyarakat terbagi menjadi 2 kubu yakni 01 dan 02. Kemudian fragmentasi itu menyebabkan konflik sosial terlebih dalam media sosial semakin meruncing. Hal ini menjadi evaluasi kedepan bahwa presidential treshold harus diturunkan dari angka 20%. Hal tersebut dilakukan agar partai-partai berpeluang untuk mengajukan banyak capres sehingga publik tidak hanya disodorkan dua calon saja yang sama.

"Presidential treshold diturunkan agar parpol bisa menawarkan banyak calon, sehingga konflik akar rumput karena hanya ada 2 calon tidak terjadi lagi," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR