BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, membentuk empat rayon terdiri dari gabungan polresta/res dalam pengungkapan kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pecurian kendaraan bermotor (curanmor) atau (C3) yang kembali marak.

Dari total 12 Polres dibentuk 4 rayon yang posisinya saling berdekatan, sehingga ketika adanya tindak pidana, seperti perampokan dan penyekapan, hingga konflik horizontal, Subdit III Jatanras bersama direktorat lain di Polda Lampung dan jajaran Polres bisa langsung bergerak.



Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung mengatakan, empat rayon tersebut yakni rayon satu, Polres Bandar Lampung, Polres Lampung Tengah, dan Polres Lampung Selatan. Rayon dua yaitu Polres Mesuji, Way Kanan, dan Lampung Utara. Rayon tiga, Polres Tulang Bawang, Lampung Timur, dan Metro. Rayon empat yakni, Polres Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesawaran.

"Jadi ini bagian dari kring Serse, rayon ini sistem pemantauan situasi lokasi rawan kejahatan, melalui pembagian wilayah berdasarkan analisis wilayah kerawanan" ujarnya kepada Lampost.co, Minggu (8/4/2018).

Nantinya, jika terjadi peristiwa besar baik pencurian seperti dobrak rumah, hingga konflik horizontal, masing-masing polres/ta yang tergabung di dalam rayon tersebut wajib membackup polres yang menangani perkara tersebut.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR