BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tewasnya penjahat yang paling dicari Polda Lampung, yakni Kasto Riono, diawali dengan pergulatan tersangka dengan petugas saat akan dilakukan penangkapan.
Menurut Wadir Krimum Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar Adrian Indra Nurinta, pada saat dilakukan pengkapan, pelaku Kasto melawan hingga ada salah satu anggota yang tersungkur. 
"Jadi setelah saling gulat, anggota dan pelaku saling dorong kemudian pelaku menutup pintu disitu terjadi penembajan dua kali di bagian paha dan dada sehingga pelaku tewas, jazadnya kita bawa ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Lampung," katanya.
Ada aksi kriminal yang pernah dilakukan di hampir semua wilayah di Lampung, salah satunya di Pringsewu, Way Kanan yang menyebabkan dua anggota polisi terkena tembakan. "TKP kejahatan yang pernah dilakukan oleh komplotani ini hampir semua seperti Mesuji, Pringsewu, Natar, Metro Kibang, Kota Metro, Lampung Tengah, TulanBawang, Lampung Timur, dari hasil data yang kami terima ada 9 lokasi, dia ini juga merupakan residivis," katanya.
Selain di Lampung, Kasto juga sempat beraksi di wilayah Tanggerang. dalam perjalanan kejahatan pelaku KS setidaknya ada tiga korban hingga meninggal dunia termasuk AKP Wiyono.
Diduga Barang bukti hasil kejahatan yang diamankan dari pengkapan hingga menewaskan pelaku ini diantatanya dua unit kendaraan roda empat jenis truk dan minibus Xenia, satu pucuk senjata jenis FN berikut tiga butir peluru kaliber 99 MM, satu butir selongsong pluru kaliber 99 MM, tiga buah Hp.
"Kedok pelaku ini pengumpul barang bekas diwilayahnya, dari hasil penggeledahan dirumah aslinya pelaku tadi malam, kami temukan senpi dibawag keramik lantai rumahnya," kata Adrian.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR