TANGERANG (Lampost.co): Sesama suporter Persita yang berjuluk La Viola bentrok di Jalan Raya Legok, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis malam, 22 Agustus 2019. Bentrokan pecah usai Persita Tangerang menjamu PSGC Ciamis dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Sesama pendukung Persita saling lempar menggunakan batu dan benda keras. Beruntung, aksi tak berubah menjadi kerusuhan besar karena cepat diantisipasi kepolisian. Kubu yang saling serang cepat dihalau.



Rudiyat, warga setempat, mengaku mendengar suara teriakan dari luar rumahnya. Begitu keluar, dirinya melihat banyak orang di depan rumah.

 "Tadi saya setelah mandi mendengar suara orang. Saya keluar, ada banyak orang lagi lempar-lemparan batu," ujar Rudiyat, Kamis, 22 Agustus 2019.

Rudiyat menjelaskan, kejadian tersebut membuat warga sempat ketakutan dan lebih mengamankan diri di dalam rumah masing-masing.

Menurutnya, keluar rumah akan berbahaya jika terdapat kejadian seperti itu, pasalnya antar suporter itu kerap terjadi dan tidak mempedulikan keamanan warga sekitar.

"Sekarang sudah stabil. Sepertinya polisi mendorong mereka ke arah Legok dan Karawaci. Kejadiannya tadi setelah ada pertandingan. Namun sepertinya tidak ada rumah atau kendaraan warga yang rusak, cuma toko sol sepatu yang rusak terlempar batu," jelasnya.

Beruntung, kejadian tersebut tidak berlangsung lama dan menurut laporan tidak ada korban yang terluka parah karena terlihat aparat kepolisian cepat mengamankan oknum yang dianggap provokator.

Saat ini, pihak kepolisian belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR