BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Reza Khomeni memaparkan kronologis lakalantas yang menyebabkan dua mahasiswa FKIP Unila, pada Selasa (10/7/2018).

Menurutnya, kejadian tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi BE-6225-QN dengan  jenis mobil Toyota Avanza yang nomor polisinya belum diketahui. "Jadi antara motor yang dikendarai dua orang, dengan mobil," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (10/7/2018).



Baca Juga:

Dua Mahasiswa FKIP Itu Tengah Mempersiapkan KKN Sebelum Lakalantas 

Korban Meninggal Dunia Lakalantas Mahasiswi FKIP Bertambah

Diduga Korban Tabrak Lari, Mahasiswa FKIP Unila Meninggal

Saat itu, sepeda motor yang dikemudikan Fajar Ali Pangestu (21) warga Dusun Daya Sakti Tumijajar, Tulangbawang Barat yang merupakan mahas FKIP Unila, dinyatakan meninggal di RS Natar Medika, dan rekannya Ahmad Rian (21) yang belum diketahui alamatnya berjalan dari arah Bandar Lampung menuju Bandarjaya. Ketika tiba di U-Turn dekat RS Islam Natar, tiba-tiba ada mobil Strada yang hendak berputar arah.

Kemudian korban yang mengendarai sepeda motor menghindar ke arah kiri, dan masuk ke lajur cepat.  Karena menghindar secara mendadak, tiba-tiba Avanza yang melaju dari belakang tak bisa menghindar dan menabrak sepeda motor tersebut.

"Jadi mau menghindar dari mobil yang muter arah, tiba-tiba avanza dari belakang nabrak," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (10/7/2018).

Saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi Avanza, yang diduga menjadi pelaku tabrak lari. Beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan soal kejadian tersebut.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR