BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Lampung menyoroti polemik yang terjadi dalam rencana penambangan batu bara di Kabupaten Mesuji oleh PT Indotex Pratama Jaya dan PT Nokano Coal Mining.

Direktur Walhi Lampung, Hendrawan, mengatakan terkait aktivitas pertambangan pastinya harus ada dokumen izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Ia mengatakan proses amdal bisa disahkan ketika ada persetujuan dari masyarakat yang tinggal dan berada di lokasi pertambangan terhadap aktivitas pertambangan tersebut.



"Ada proses sosialisasi, konsultasi publik, dan sebagainya. Ketika masyarakat yang tinggal disana menolak berarti masyarakat mengaggap adanya tambang akan ada dampak negatifnya," katanya kepada Lampost.co, Kamis (14/3/2019).
Ia mengatakan apabila masyarakat sekitar tidak menyetujui adanya tambang maka izin lingkungannya tidak bisa dikeluarkan. Apabila masyarakat menolak maka perusahan tidak bisa melakukan aktivitas tambangnya. Ketika persetujuan masyarakat tidak didapatkan maka sulit mendapatkan pengesahan dokumen amdal.

"Waktu Bupati Khamamik inikan menolak adanya tambang tersebut," katanya.
Ia mengatakan apabila alasan adanya pertambangan bisa meningkatkan perekonomian, maka akan ada pertanyaan, ekonominya siapa yang akan ditingkatkan. Apabila meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan daerahnya sudah pasti masyarakat dan daerahnya mendukung karena akan ada dampak positif. Akan tetapi faktanya masyarakat menolak, jelas dia.
"Masyarakat menolak, artinya ada dampak negatifnya di masyarakat," katanya.
Apalagi usahanya batu bara, maka harus dipastikan lokasi pertambangannya yang harus sesuai dengan tata ruang. Kemudian tidak boleh dilakukan pada pemukiman yang padat penduduk. Ia juga menagatakan semua pihak baik pemerintah daerah, legislatif, perusahaan, dan masyarakat harus bijaksana dalam mengambil suatu kebijakan.

"Dampak sosial dampak lingkungan juga harus diperhatikan. Apalagi batu bara inikan kotor dan akan habis juga tidak bisa diperbarui. Sekarangkan harus menghsilkan energi yang bersih dan energi yang terbarukan," katanya. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR