BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Setelah Zainudin Hasan bersama penasehat hukumnya panjang lebar menyampaikan pembelaan dihadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Tanjungkarang, Senin (15/4/2019), Jaksa Penuntut Umum KPK Subari Kurniawan menyatakan tetap pada tuntutannya.

Subari meyakini pasal yang JPU tuntutkan terhadap terdakwa memenuhi unsur. "Pertimbangannya, katanya kita tidak bisa membuktikan perbuatannya. Menurut dia (Zainudin) dia tidak mengarahkan terdakwa lain, iya seperti itu dia tidak mengakui perbuatannya. Menurut dia hilafan menerima uang itu. Harapan kepada majelis menerima tuntutan kita," kata Subari.



Menurut penasehat hukum dari terdakwa, semestinya JPU KPK hanya memberi satu pasal kepada Zainidn, tetapi tanggapan JPU hal seperti itu adalah perbedaan penilaian fakta-fakta di persidangan. " Menurut kami hal ini merupakan perbedaan dalam penilaian fakta-fakta di persidangan, kami tetap pada tuntutan kami," katanya.

Zainudin dalan pembelaannya menyampaikan salam dan terima kasih kepada keluarga dan warga pendukungnya yang terus datang dalam persidangan. "Semua ini di luar dugaan saya," kata Zainudin.

Zainudin sempat menangis namun terhenti lantaran listrik di Pengadilan Negeri Tanjungkarang mendadak mati. Dalam nota pembelaannya, Zainudin mengakui jika telah melakukan beberapa penerimaan namun tidak begitu besar seperti yang disampaikan JPU.

Zainudin membenarkan jika dirinya menerima uang. Namun menurutnya, dia tidak pernah mengkonfirmasi hal itu kepada Agus Bakti Nugroho. "Saya tidak pernah mengkonfrimasi penerimaan itu ke Agus BN, dan saya tidak menerima nominal begitu besar seperti yang disebutkan JPU," kata Zainudin.

Menurut Zainudin dia tidak melakukan pencucian uang, karena semua itu dikelola oleh anaknya sendiri. "Saya tidak melakukan pencucian uang, karena itu dikelola oleh anak saya sendiri. Saya percaya persidangan yang dipimpin majelis hakim akan disidangkan yang seadil-adilnya. Karena persidangan ini adalah benteng terakhir," kata Zainudin.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR