BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Lampung AKBP Ahmad Suliyanto, membantah adanya salah satu pedagang yang bisa menemui Alay pada Senin malam. "Enggak ada. Saya jamin enggak ada," ujarnya ketika dikonfirmasi Lampost.co, Rabu (4/4/2018).

Ia menjelaskan, dalam proses besuk tahanan di Mapolda Lampung, memiliki standar operasional prosedur (SOP). Jam besuk hanya berlangsung pukul 9.00 sampai pukul 14.00, dan hanya ada pada Selasa dan Jumat. Di luar jam besuk pun, sekelas kuasa hukum juga tidak bisa bertemu, atau mengajak orang apalagi negoisasi. 



Ia juga menjelaskan kalau di tahanan Mapolda Lampung juga terdapat pengawasan melekat dari fungsi Tahti dan Propam. "Jadi ketentuan besuk juga harus ke SPKT dulu, ada surat nanti baru bisa diizinkan masuk ke Tahti," katanya. Sebelumnya diberitakan seorang pedagang pasar Smep mengaku berhasil menemui Alay pada Senin, (2/4/2018).

Baca juga : Ditreskrimum Bantah Pedagang Temui Alay

loading...

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR