BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- KPK RI akhirnya selesai memeriksa 7 orang saksi, terkait OTT proyek di Pemkab Lampung Selatan, pada Senin (30/7/2018).

Penyidik KPK Nurgoho mengatakan 7 orang diperiksa, 3 dari Pemkab Lampung Selatan yakni Wakil Bupati Lamsel Nanang Ermanto, Kabid Bina Marga Dinas PU Lampung Selatan Yudi, dan seorang staf Satpol PP yang berdinas di Protokol Pemkab Lampung Selatan Nindi.



Kemudian, 4 orang lainnya yakni 3 dari CV 9 Naga yang belum diketahui identitasnya, dan seorang supir yang juga belum diketahui identitasnya.

"Di periksa 7 orang, yang memeriksa 7 orang. 3 orangnya staf dari swasta (CV 9 naga), dari Pemkab ada 3, termasuk pak wakil bupati, Kabid Bina Marga, satu lagi dari Pemkab, dan ada driver, tapi detailnya saya enggak hafal, karena sudah bagi-bagi tugas," ujarnya kepada Lampost.co, Senin (30/7/2018).

Nugroho tidak merinci, secara pasti tentang teknis pemeriksaan, namun ia menyebutkan ada 4-5 pertanyaan dari setiap saksi. "Ya ada 4-5 halaman (pertanyaan)," katanya.

Pemantauan Lampost.co, sekitar 7 orang penyidik KPK meninggalkan Mapolda Lampung dengan 3 unit mobil. Dari pantauan, penyidik lembaga anti rasuah tersebut membawa 1 koper warna merah, 1 koper warna biru, dan 1 tas ransel warna hitam, serta dua kardus yang diduga berisi dokumen.

Selain itu, terdapat 3 orang yang diduga sebagai staff CV 9 Naga yang keluar dari ruang Subdit III Ditreskrimsus Polda Lampung, pada pukul 15.30. Tiga pria tersebut menggunakan kaos hitam, baju kera hitam, dan satu lagi menggunakan jaket bomber warna hitam. Sayangnya tiga orang tersebut enggan diwawancarai, dan bergegas meninggalkan Mapolda Lampung secara terburu-buru.

Sebelumnya, salah satu wanita yang mengaku staf Protokol bernama Nindi keluar dari Mapolda Lampung, sekitar pukul 14.50, usai diperiksa KPK. "Seputar pekerjaan, soal surat menyurat, (proyek)," katanya seraya meninggalkan Mapolda Lampung  sekitar 15.00.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR