BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mahasiswa Asal Politeknik Negeri Lampung jurusan D4 Peternakan, Sheva Aldianto,18, Mekar, Jabung, Lampung Timur  menjadi korban penganiayan, pada Minggu, 8 September 2019.

Informasi yang didapat Lampost.co kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WIB, Sheva bersama rekan kampusnya, I Made Krisnanda, 18, ke depan Islamic Center. Mereka bertemu Nico Armando, mahasiswa angkatan 2019 (Maba). Sheva dan Nico sebelumnya sempat berselisih paham.



Nico sempat mengajak Sheva dan Made pergi, tapi ditolak. Nico berlalu, namun tak lama. Dia kembali bersama empat 4 kawannya.

Tanpa banyak cakap, Nico dan kawan-kawan  langsung menghajar Sheva dan Made. Made lebam-lebam, tapi Sheva terluka parah. Dia menderita luka tusukan di perut bagian kiri.

Nico dan kawan-kawan kini sedang diburu.
Beberapa saksi dan bareng bukti sudah diamankan oleh tim Polsek Kedaton  danPolresta Bandar Lampung.

"Masih kami kejar pelaku, sedang tahap penyelidikan," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossed Efendi, Selasa, 9 September 2019 dini hari.

Pada pelaku sendiri diancam dengan pasal 170 KUHP, tentang  pengeroyokan yang mengakibatkan Luka berat.

Rekan satu kampus  korban Hamid Yusnadi (20)  mengatakan dari informasi yang ia peroleh, diduga kuat pelaku merupakan mahasiswa baru (Mabar) Polinela angkatan 2019.

"Jadi kawan saya ini kan angkatan 2019, dia emang belum propti tahun kemarin, jadi dia propti sama angkatan 2019," ujar  dia.

Ia tak mengetahui secara rinci kejadian tersebut, namun dari keterangan korban ke dirinya, bahwa sebenarnya permasalahan tersebut sepele dah sudah selesai.

"Kan niatnya mau damai bicara baik-baik karena beberapa hari lalu sudah damai, tapi sampai ke lokasi temuan (Islamic Center), malah sudah ada 8 orang yang nungguin," katanya.

Saat ini, korban masih dalam proses operasi di RS Pertamina Bintang Amin.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR