BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Forum Lalu lintas Kota Bandar Lampung menggelar rapat terpadu  bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, terkait permasalahan trouble spot, dan termasuk penutupan sejumlah U-turn (jalur putar balik)
Pada rapat yang digelar di ruang rapat Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung  Kamis (28/3/2018) tersebut, Asisten II Pemkot Bandar Lampung Pola Pardede turut hadir untuk menyampaikan hasil rapat langsung ke Plt Walikota Bandar Lampung Yusuf Kohar.
Dari paparan, ada 13 ‘U Turn’ yang akan Ditutup, antara lain, empat titik di Jalan Sultan Agung tepatnya di flyover simpang Mall Boemi Kedaton (MBK) akan ditutup, lalu ‘U Turn’ depan MBK. Lalu, ‘U Turn’ depan Radar Lampung dan ‘U Turn’ depan Monte Carlo. Selain itu, juga ‘U Turn’ depan taman bermain arah putar balik ke MBK dari seberang gudang Suzuki mobil.
Selanjutnya, tiga titik ‘U Turn’ ditutup di Jalan ZA Pagaralam. Tepatnya ‘U Turn’ depan Museum Lampung, ‘U Turn’ depan Wisma Bandar Lampung, ‘U Turn’ depan Sekolah Darma Bangsa.
Penutupan tiga titik ‘U Turn’ di Jalan Pramuka, Rajabasa. Tepatnya di depan Perumahan Rajabasa Permai depan RM Bebek Belur. Lalu, ‘U Turn’ dekat flyover Pramuka dan satu lagi di Jalan Pramuka.

Selain itu juga ada pelebaran belokan dari Jalan ZA Pagaralam ke Jalan Pramuka. Pelebaran mulut belokan dari Jalan Pramuka ke Jalan ZA Pagaralam arah Tugu Raden Inten.
Sedangkan di Jalan Pangeran Antasari Sukarame, akan ditutup tiga ‘U Turn’. Rinciannya, ‘U Turn’ depan Perum Bukit Kencana, ‘U Turn’ depan Villa Citra dan ‘U Turn’ depan Bank Lampung.
Dari pemaparan forum Lalulintas ke Pemkot Bandar Lampung tersebut ada 13 U-turn yang sudah diinventarisir dan akan ditutup secara bertahap, dimana data awal ada 14 U-turn, dan akhirnya U-turn di depan gang Randu Jalan Pramuka tidak ditutup. Karena terbatasnya anggaran, penutupan lajur putar arah tersebut untuk sementara menggunakan median jalan portbale, dari beton.
"Jadi hasil rapat tersebut segera di jalankan oleh pihak terkait, ada Dishub, ada Dinas PU, sampe Pihak Satpol PP juga segera jalankan rekomendasi tersebut," ujar Kabid Lalu lintas Dishub Kota Bandar Lampung Iskandar saat ditemui Lampost.co, Kamis (29/3/2018).
Sementara Wakasatlantas Polresta Bandar Lampung, AKP Ridho Rafika, mengatakan sementara jalur yang ditutup yakni jalur utama yang di prioritaskan terlebih dahulu, seperti di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Penutupan, menggunakan median beton sambil menunggu ditutup permanen oleh Dinas Pekerjaan Umum yang mempunyai kewajiban.
"Jadi yang ditutup jalur utama, dulu yang skala prioritas, seminggu dua Minggu ini prosesnya," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR