BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- KENDATI hanya segelintir orang atau oknum, driver gojek yang menjadi pelaku pidana, atau dugaan mengintimidasi konsumen, Namun Polresta Bandar Lampung, tetap mewanti-wanti masyarakat. Apalagi, muncul perkara oknum driver ojek Online, yang mencoba berbuat Asusila kepada wanita, yang pernah menjadi konsumennya.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, guna mencegah tersebut khususnya wanita, pelanggan diminta senantiasa waspada. Caranya, menurut Harto yakni, menolak driver yang identitas diri dan jenis kendaraan berbeda dengan yang diorder atau terdata di aplikasi.



"Kalau beda, segera tolak, karena secara aturan hanya yang Driver dan kendaran terdaftar, jadi kalau ada apa-apa, juga bisa terlacak oleh aplikator driver online, sehingga pencegahan dan penindakan bisa dilakukan, kita juga lalu mengejar atau mencari bisa mudah berkoordinasi dengan aplikator," ujarnya kepada Lampost.co,  Minggu (9/9/2018).

Selain itu, jika ada hal yang mencurigakan ketika dalam perjalanan, segera beritahu teman atau keluarga, dan melapor ke polresra Bandar Lampung, dan aparat terdekat.

"Kita ada aplikasi meresmikan program SPIS (serve and protect integration system), bisa digunakan, jika ada hal yang membahayakan dan aparat segera bertindak," katanya.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR