BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Selama berpuasa masalah yang sering muncul selain bau mulut, adalah bibir kering, pecah-pecah dan sariawan. Sebenarnya apasih yang penyebab masalah tersebut sering muncul, terutama pada saat berpuasa? 

Dokter RS DKT Bandar Lampung Riyan Wahyudo mengatakan bahwa, bau mulut kerap muncul akibat kurang cairan, sehingga sekresi kelenjar air liur berkurang, sehingga air liur juga menjadi berkurang.  Akibatnya air liur yang melapisi lapisan mulut juga berkurang, maka mulut menjadi kering, pecah, dan mudah sariawan.



"Fungsi air liur juga membunuh kuman di dalam mulut, ketika air liur sedikit, maka kuman mudah berkembang, itu sebabnya kenapa puasa bau mulut," kata Riyan yang juga dosen Fakultas Kedokteran Unila itu.

Mengapa bisa bau mulut selama berpuasa? hal ini disebabkan karena pada saat berpuasa konsumsi cairan seseorang berkurang. Selain kurang cairan efek lainya juga bisa disebabkan bau mulut metabolisme yang terjadi di mulut selama berpuasa.

"Metabolisme itu kan menggunakan oksigen, nah kuman mampu bermetabolisme tanpa oksigen, atau yang dikenal dengan anaerop. Metabolisme tersebut mengakibatkan adanya zat sulfur yang diakibatkan dalam jumlah banyak. Makanya mulut seseorang pada saat berpuasa menjadi bau," ujarnya. 

Begitu juga dengan masalah bibir kering dan pecah-pecah selama berpuasa, hal ini juga disebabkan karena kurangnya sekresi air liur di dalam mulut.

 " Ada kebiasaan biasanya ketika bibir kering menggunakan lidah untuk membasahi, sebenarnya justru membuat bibir tambah kering," jelas Riyan

Masalah laim yang sering muncul pada saat berpuasa sariawan,  ini juga hampir mirip proses terjadinya, kenapa orang yang berpuasa sering sariawan, karena jenis makanan dan jumlah cairan yang kurang.

Lalu bagaimana pencegahan agar masalah -masalah tersebut tidak srring muncul selama berpuasa. Pertama untuk mengurangi masalah bau mulut, sariawan, dan bibir pecah-pecah karena masalah awalnya kurang cairan tentu harus banyak mengkonsumsi cairan yang cukup. Seperti mengkonsumsi buah-buahan, Vitamin c baik untuk kesehatan mulut. Begitu juga dengan sariawan, bisa ditangani dengan mengkonsumsi buah dan sayur.

"Membersihkan gigi, dan mulut minimal dua kali saat sahur, dan berbuka puasa, karena makanan yang tertinggal di gigi juga menyebabkan bau mulut," tukasnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR