BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kantor Akuntan Publik (KPA) telah menyerahkan laporan audit dana kampanye 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Selasa (10/7/2018). 
KAP tersebut mengeluarkan rekomendasi kepatutan laporan dana kampanye untuk seluruh pasangan calon. Pasangan calon M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri, Herman HN - Sutono dan Arinal Djunaidi - Chusnunia dinyatakan patuh. Namun untuk paslon Mustafa - Ahmad Jajuli ada pengecualian.
"Paslon nomor 1, 2 dan 3 patuh tidak ada pengekecualian. Paslon nomor 4 dia tidak patuh karena ada kelebihan dana, tapi paslon 4 sudah stor kepada kas negara," kata Wakil Ketua Institute Akuntansi Indonesia (IAI) Wilayah Lampung, Agus Zahron.
Kemudian ia menceritakan paslon nomor 4 sudah menyetorkan kelebihan dananya kepada kas negara, maka sudah beres tidak ada masalah. "Karena ada kelebihan Rp500 ribu dan sudah dimasukan kepada kas negara dan ada di billingnya," kata Agus.
Sementara itu disinggung mengenai dana kampanye pasangan calon nomor 3, Arinal Djunaidi dan Chusnunia yang diduga banyak aliran dana yang tidak dilaporkan, ia mengatakan bahwa pihaknya melakukan audit sesuai dengan laporan yang diberikan oleh pasangan calon. Namun apabila ada masyarakat yang membuat laporan dan Bawaslu menemukan potensi pelanggaran bisa dilakukan audit investigasi dana kampanye.
"Audit kepatuhan itu hanya mengaudit sesuai yang dilaporkan dan kita membandingkan dengan yang ada di rekening khusus dana kampanye. Jika ada berbagai hal pelanggaran, maka itu ranahnya Bawaslu. Nanti Bawaslu membuat rekomendasi investigasi atau tidak dan disampaikan kepada KPU. Kalau memang harus di investigasi maka bisa ditindak lanjuti," katanya.


Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK)



.

1. M. Ridho Ficardo - Bachtiar Basri

Peneriman: Rp. 4.734.450.000,-

Pengeluaran: Rp. 4.636.841.700,-

2. Herman HN - Sutono

Peneriman: Rp. 9.850.000.000,-

Pengeluaran: Rp. 9.844.900.000,-

3. Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim

Penerimaan: Rp. 9.090.003.855,-

Pengeluaran: Rp. 9.084.992.771,-

4. Mustafa - Ahmad Jajuli

Penerimaan: Rp. 2.510.400.000,-

Pengeluaran: Rp 2.510.598.000,-


Sumber: KPU Lampung

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR