KRUI (Lampost.co) Dalam waktu relatif singkat, petugas rumah tahanan (Rutan) Krui. Pesisir Barat dibantu warga dapat mengamankan Nurdani bin Hambali (32) warga Pekon Ciptamulya, Kecamatan Kebun Tebu, Lampung Barat.

Nurdani merupakan narapidana kasus pencurian dengan pemberatan dengan masa hukuman sesuai putusan Pengadilan Negeri Liwa, satu tahun enam bulan penjara. Ia mencoba kabur dari rutan tempat aa mendekam pada Rabu (23/5/2018).



Kepala Rutan kelas II B Krui, Beni Nurrahman menjelaskan kronologis percobaan melarikan diri seorang warga binaan rutan (Nurdani) yaitu bermula pada pukul 10.00. Saat itu dua orang warga binaan meminta izin ke pada Karupam untuk berobat di poliklinik rutan,  karena mengeluh sakit.

Setelah berada di poliklinik salah satunya mengeluh dan mengatakan sakit gigi. Petugas kesehatan di tempat itu pun sigap melayani dengan mempersiapkan peralatan medis untuk mengatasi keluhan pelaku. Pada saat petugas menyiapkan peralatan tersebut, para pelaku memanfaatkan kesempatan itu dengan melompat keluar melalui jendela dan langsung melarikan diri.

Baca Juga:

Berusaha Kabur, Tahanan Rutan Krui Gegerkan Warga Pesisir Tengah

"Petugas di poliklinik segera melaporkan kepada petugas lainnya seperti P2U, Karupam, dan staf. Kemudian langsung dilakukan pengejaran," kata dia, Rabu (23/5/2018).

Dalam upaya kabur, pria tamatan SD yang mendekam dipenjara karena mencuri motor milik tersebut, terjebak di bawah jembatan Way Tuok di Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi Rutan Krui.

Saat itu kebetulan ada beberapa warga yang sedang memancing ikut serta membantu petugas rutan melakukan penangkapan. Dan pada pukul 11.00, pelaku yang melarikan diri tersebut diamankan oleh petugas dibawa kembali ke dalam rutan dan langsung diamankan ke dalam strafcell.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang mendalami motif dari narapidana yang hendak kabur tersebut. "Biasanya karena menjelang Lebaran ini mungkin kangen dengan keluarganya. Kami lagi dalami motifnya kenapa dia melarikan diri," kata Beni.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR