JAKARTA (lampost.co) -- Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) kembali digelar untuk
edisi 2018. Ini adalah ajang penghargaan bagi aktor dan aktris film yang
diselenggarakan RCTI sejak 2007. 

Awalnya ajang ini bernama IMA dengan nominasi yang meliputi berbagai unsur kreatif
dalam film. Namun sejak edisi ke-10 atau pada 2016, mereka berfokus hanya kepada aktor
atau aktris. Salah satu faktornya, menurut pihak penyelenggara, mereka ingin
meningkatkan kualitas penjurian. 



Direktur program RCTI Dini Putri mengakui ajang penghargaan perfilman seperti ini
terkesan tidak punya kaitan langsung dengan televisi. Namun dia menyebut dunia film dan
televisi serta musik punya hubungan erat dalam payung industri hiburan. 

"Secara langsung bagi TV, seolah-olah tidak ada (manfaat). Namun sebagai satu kesatuan
industri hiburan, (dukungan) itu sangat perlu untuk dilakukan," kata Dini dalam jumpa
pers di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (30/5/2018). 

Untuk IMAA 2018, tujuh aktor/aktris dan sineas terlibat sebagai anggota juri. Selain
Marcella Zalianty yang memimpin dewan juri, ada Lukman Sardi, Salman Aristo, Ifa
Isfansyah, Robert Ronny, serta Marsha Timothy dan Ario Bayu. 

"Kehadian IMA Awards, secara sistematis, akan terus memperkuat film dalam kehadirannya
di lingkup nasional dan mancanegara," kata Marcella.

Mereka menyeleksi 61 film submisi rilisan 1 Maret 2017 - 28 Februari 2018. Dari situ,
mereka memilih lima hingga 12 nomine untuk sembilan kategori. Dewan juri akan memilih
pemenang "terbaik" untuk delapan kategori di antaranya. Lalu ada juga pemungutan suara
publik untuk memilih pemenang "terfavorit". 

Berikut daftar lengkapnya. Malam puncak IMAA 2018 akan diadakan di MNC Studios pada
Rabu malam, 4 Juli 2018. 


1. Pemeran Pria Utama (Terbaik dan Terfavorit)

- Adipati Dolken (Posesif)

- Reza Rahadian (Critical Eleven)

- Rukman Rosadi (Ziarah)

- Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)

- Vino G Bastian (Chrisye)
 

2. Pemeran Wanita Utama (Terbaik dan Terfavorit)

- Acha Septriasa (Bunda, Kisah Cinta Dua Kodi)

- Marsha Timothy (Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak)

- Ponso Sutiyem (Ziarah)

- Putri Marino (Posesif)

- Tatjana Saphira (Sweet 20)


3. Pemeran Pria Pendukung Terbaik (Terbaik dan Terfavorit)

- Deddy Soetomo (Kartini) - anumerta 

- Lukman Sardi (Surat Kecil untuk Tuhan)

- Ringgo Agus Rahman (Satu Hari Nanti)

- Slamet Rahardjo (Sweet 20)

- Yayu Unru (Night Bus)
 

4. Pemeran Wanita Pendukung Terbaik (Terbaik dan Terfavorit)

- Ayu Laksmi (Sekala Niskala)

- Christine Hakim (Kartini)

- Dea Panendra (Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak)

- Djenar Maesa Ayu (Kartini)

- Niniek L Karim (Sweet 20)
 

5. Pendatang Baru Terbaik (Terbaik dan Terfavorit)

- Dea Panendra (Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak)

- Refal Hady (Galih & Ratna)

- Putri Marino (Posesif)

- Slamet Ambari (Turah)

- Vanesha Prescilla (Dilan 1990)
 

6. Pemeran Pasangan Terbaik (Terbaik dan Terfavorit)

- Adipadi Dolken - Putri Marino (Posesif)

- Iqbaal Ramadhan - Vanesha Prescilla (Dilan 1990)

- Marsha Timothy - Dea Panendra (Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak)

- Ringgo Agus Rahman - Adinia Wirasti (Satu Hari Nanti)

- Teuku Rifnu Wikana - Yayu Unru (Night Bus)
 

7. Pemeran Anak-anak Terbaik (Terbaik)

- Bima Azriel (Surat Kecil untuk Tuhan)

- Ida Bagus Putu Radithya (Sekala Niskala)

- Ni Kadek Thaly Titi Kasih (Sekala Niskala)

- Messy Gusti (Night Bus)

- M Adhiyat (Pengabdi Setan)
 

8. Ansambel Terbaik (Terbaik)

- Kartini

- Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

- Night Bus

- Pengabdi Setan

- Sekala Niskala

- Sweet 20

- Turah
 

9. Film (Terfavorit)

- Critical Eleven

- Dilan 1990

- Kartini

- Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

- Night Bus

- Pengabdi Setan

- Posesif

- Sekala Niskala

- Susah Sinyal

- Sweet 20

- Turah

- Yowis Ben

 

loading...

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR