BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Positifnya hasil sampel ayam yang mati mendadak di Kelurahan Campangjaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, oleh virus flu burung, warga Bandar Lampung diminta mewaspadainya.

Kepada masyarakat Bandar Lampung Dinas Pertanian yang membawahi Peternakan mengimbau agar tidak mengkonsumsi ayam yang telah terinfeksi virus dengan ciri-ciri jengger mengembang berwarna kehitaman, ada bercak pada kaki ayam, dan mengeluarkan lendir dari anggota tubuh ayam. 



Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Agustini, mengatakan perlunya kewaspadaan masyarakat.“Namun, jangan takut makan ayam, sebab kami juga sudah melakukan pengawasan sampai ke pasar, dan masyarakat pun harus jeli tiap membeli jangan sampai ayam yang dibeli memiliki ciri-ciri sudah terinfeksi flu burung,” imbaunya.  

Berita Terkait: Nah! Warga Bandar Lampung Diminta Waspadai Flu Burung

Flu burung adalah infeksi virus yang menyebar diantara unggas, namun bisa juga menulari manusia. Pada burung, sebagian besar yang terinfeksi akan meninggal akibat penyakit tersebut. Beberapa jenis flu burung hanya terbatas pada burung, tetapi beberapa dapat memengaruhi manusia dan hewan lainnya, menyebabkan sejumlah besar kematian. Contoh jenis ini adalah H5N1 dan H7N9.

Unggas yang terinfeksi mungkin sangat sulit untuk disadari oleh mata manusia karena burung tidak selalu tampak sakit akibat infeksi ini, bahkan beberapa masih tampak sehat.

Manusia dapat terkena flu burung dengan melakukan kontak pada unggas yang terinfeksi atau kotoran burung. Ini berarti semua orang di usia dan jenis kelamin apa pun memiliki risiko terkena flu burung. Sejak kasus pertama pada manusia di tahun 1997, H5N1 telah menewaskan hampir 60% dari orang-orang yang terinfeksi.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR