Jakarta (Lampost.co) -- Kondisi tubuh yang berbadan dua membuat ibu hamil (bumil) lebih berhati-hati dalam beraktivitas. Namun, bukan berarti olahraga ditinggalkan. 

"Olahraga harus menjadi prioritas. Peregangan dan yoga dapat dilakukan untuk memastikan tubuh tetap kuat," ujar konsultan senior Dr  Payal Chaudhary dari Fortis Flt. Lt. Rajan Dhall Hospital.

Ia menambahkan, jalan cepat juga disarankan untuk bumil, tetapi ada baiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Olahraga pernapasan juga penting untuk mengatur tekanan darah yang normalnya dilakukan dua kali sehari. 

Kemudian, pemeriksaan kandungan sebulan sekali hingga janin berusia 7 bulan harus dilakukan dan 2 minggu sekali ketika usia kandungan bertambah besar adalah hal penting untuk memastikan janin bertumbuh dengan baik. 

"Manajemen stres juga harus diperhatikan. Bumil seharusnya tak mendapatkan tekanan yang tak bisa mereka tangani karena hal tersebut dapat memicu perubahan hormon dan fisik setiap hari."

Pola makan juga merupakan hal krusial di mana banyak vitamin dan suplemen besi yang harus dikonsumsi dengan tepat.  

Khusus untuk bumil yang memiliki anemia, konsumsi besi harus lebih tinggi dari kadar normal. Dengan demikian, formasi sel darah merah akan tercukupi dan kadar darah dalam tubuh pun meningkat. 

Selain itu, asupan vitamin B12 juga dapat membantu membalikkan efek anemia. 

Sama seperti bumil pada umumnya, kafein sebaiknya dihindari bagi bumil anemia karena saat mengurangi penyerapan besi dalam tubuh.



 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR