PESAWARAN (Lampost.co) -- Berdasarkan data yang dihimpun Lampost.co, ada beberapa wilayah di Register 19 Wan Abdurrahman, Kabupaten Pesawaran yang menjadi objek pembalakan liar atau Illegal logging.

Setidaknya, ada empat Desa dan dalam tiga wilayah Kecamatan menjadi objek atau lokasi pembalakan liar di wilayah register 19 Wan Abdurrahman, yakni Desa Margodadi, Desa Padang Ratu, Desa Padang Manis, dan Desa Sukadadi.



Di wilayah Desa Margodadi, Kecamatan Kedondong, Pesawaran, terjadi sejak 2014, kemudian Desa Padang Ratu, Desa Padang Padang Manis, Kecamatan Way Lima, telah terjadi sejak 2015, dan Desa Su kadadi, Kecamatan Gedongtataan, telah terjadi sejak 2016.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari ketua gabungan kelompok tani (Molokh Lestari), Nasrin mengatakan, akibat aksi pembalakan liar atau Illegal logging yang terjadi di register 19 Wan Abdurrah man menyebabkan kerusakan bahkan tinggal 20 persen.

"Kerusakan hutan akibat praktik illegal logging atau pembalakan liar di register 19 Wan Abdurrahman tinggal kurang lebih 20? lagi yang ada, yang menjadi sasaran para pelaku pembalakan liar," kata Nasrin, Rabu (20/03/2019).

Dia menjelaskan bahwa kasus pembalakan liar di register 19 Wan Abdurrahman diduga dibeking oknum aparat dari polhut, marinir TNI-AL dan polisi, tidak pernah terjerat hukum. 

"Contoh oknum anggota Polres Pesawaran yang tertangkap saat membawa pulang barang bukti kayu  sonokeling kerumah pibadinya, hingga kini tidak ada proses secara hukum. Kemudian oknum anggota Polsek Pugung, berinisial TP juga tidak diproses secara hukum dan terakhir oknum anggota kodim Lampung Selatan berinisial IS, juga tidak jelas proses hukumnya," ujarnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR