Lampost.co -- Pemerintah Inggris memerintahkan untuk menutup sejumlah situs yang diduga merupakan situs judi berkedok game untuk anak-anak.

Tidak tanggung-tanggung, ada lebih dari 450 situs yang akan diblokir oleh pemerintah Inggris karena dianggap bisa membahayakan anak-anak. Menurut Engadget, sejumlah situs tersebut diketahui menggunakan model karakter dan animasi ala kartun yang sangat disukai oleh anak-anak.

Beberapa situs bahkan tidak hanya menghadirkan sistem perjudian kelas bawah. Ada juga situs yang menawarkan pemain untuk berjudi dengan nilai hingga USD790 (sekitar Rp900 ribu) dalam sekali sesi permainan.

Investigasi Times mengatakan situs tersebut menggunakan "celah" yang ada dari hukum serta ketentuan yang berlaku untuk permainan digital di Inggris.

Kebanyakan situs memang memberikan restriksi berupa konfirmasi umur kepada pemain sebelum mengeluarkan uang di dalam game. Namun, situs tersebut membolehkan siapa saja untuk bermain secara gratis.

Disitulah letak permasalahannya. Anak-anak yang bermain game tersebut secara gratis diketahui akan memiliki tendensi untuk mencoba versi berbayarnya alias mulai mencoba berjudi. Bahkan, selama sesi permainan gratisnya, sistem game memperkenalkan dasar konsep berjudi kepada pengguna anak-anak.

Perjudian sendiri memang tidak dilarang di Inggris, tidak seperti di Indonesia. Namun, pemerintah Inggris masih membatasi kegiatan perjudian untuk kalangan dewasa. Pemerintah Inggris juga meminta para pengelola bisnis judi untuk ikut menjaga kondisi sehingga anak-anak tidak ikut di kegiatan perjudian.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR