PENELITI dari California Institute of Technology telah menentukan bahwa ingatan yang kuat dan stabil dikodekan oleh "tim" neuron yang semuanya bekerja secara sinkron. Penelitian ini memiliki implikasi untuk memahami bagaimana memori dapat dipengaruhi setelah kerusakan otak, seperti stroke atau penyakit alzheimer.

Dipimpin sarjana postdoctoral Walter Gonzalez, tim mengembangkan tes untuk memeriksa aktivitas saraf tikus saat mereka mempelajari dan mengingat tempat baru. Studi ini menunjukkan suatu hari, manusia dapat merancang perawatan yang dapat meningkatkan perekrutan jumlah neuron yang lebih tinggi untuk menyandikan memori. Hal itu dapat membantu mencegah hilangnya memori.



Selama bertahun-tahun, orang-orang tahu bahwa makin mempraktikkan suatu tindakan, makin besar peluang untuk mengingatnya. Sama seperti meningkatkan jumlah neuron yang menyandikan memori yang sama memungkinkan memori untuk bertahan lebih lama. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR