BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Yeane Irmaningrum menjelaskan secara umum inflasi di Bandar Lampung berada di tingkat 0,05 persen dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,56 pada Juli menjadi 134,63 di Agustus ini. Angka itu menempatkan Kota Bandar Lampung berada diperingkat ke-24 dari 82 kota di Indonesia.

"Tingkat persentase itu disumbangkan dari kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,29 persen. Perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,10. Makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,01," kata Yeane di kantor BPS Lampung, Senin (3/9/2018).



Sementara pada bahan makanan dan transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi, yaitu sebesar 0,34 dan 0,01 persen. Sedangkan kelompok sandang dan kesehatan tidak memberikan pengaruh, karena nilai pengeluarannya yang relatif stabil.

"Bila dilihat inflasi tahunan secara umum sejak Januari-Agustus terjadi inflasi sebesar 2,53 persen. Itu menunjukkan peningkatan dibanding tahun 2017 di periode yang sama sebesar 2,07 persen," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR