JAKARTA (Lampost.co) -- Pemerintah Indonesia secara resmi menyampaikan undangan kepada pendiri Alibaba Group, Jack Ma. Jack ditunjuk sebagai salah satu anggota komite penasihat steering committe (SC) pada peta jalan e-commerce.

"Pertemuan saya dengan Jack Ma merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo dengannya pada September 2016. Itu terkait dengan usulan penunjukan Jack sebagai anggota advisory committee roadmap e-commerce," kata Rudiantara dikutip dari Media Indonesia, Rabu 23 Agustus 2017. 



Rudiantara mengaku, undangan itu mendapat respons positif dari Jack Ma. Kedatangan Jack Ma ke Indonesia nantinya bukan sebagai perusahaan asal Tiongkok.  

Melainkan, pebisnis yang berpengalaman untuk mengembangkan ekosistem e-commerce di Tanah Air. "Hal itu dimaksudkan agar UMKM, masyarakat perkotaan dan perdesaan bisa mendapat nilai tambah ekonomi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi," imbuh Rudiantara.

Rudiantara dan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang menjadi ketua SC bertemu dengan Jack Ma di Beijing, Tiongkok, kemarin. Selain menyampaikan undangan, kedua pihak juga membahas pentingnya infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang memberikan akses ke seluruh lapisan masyarakat dan penjuru negara.

Infrastruktur akan memberikan manfaat jauh lebih besar bagi masyarakat di perdesaan ataupun UMKM daripada masyarakat perkotaan. Pasalnya, masyarakat perkotaan sudah memiliki infrastruktur tradisional, supermarket, mal, dan lain-lain.

Selain itu, lanjut Rudiantara, infrastruktur TIK harus dijadikan proses lompatan bagi masyarakat perdesaan dan UMKM dalam aktivitas di ekonomi baru. Sebelumnya, pemerintah sudah menerbitkan peta jalan e-commerce melalui Peraturan Presiden (Perpres) tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SPNBE).

Perpres ditandatangani Jokowi pada 21 Juli dan diundangkan pada 3 Agustus. Dengan keluarnya perpres tersebut, pemerintah menyatakan bukti keseriusan untuk mendorong pencapaian ekonomi digital senilai US$130 miliar pada 2020.
 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR