BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pelaksanaan imunisasi measles rubella (MR) di kota Metro yang sempat tertunda diawal pelaksanaan imunisasi, disebabkan Majelis Ulama Indonesi belum mengeluarkan sertifikasi halal, kini telah berjalan. Hingga kemarin, Selasa (14/8/2018) jumlah anak telah diimunisasi di Metro mencapai 16,1% dari sasaran.

Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti kepada Lampost.co, Rabu (15/8/2018) mengatakan pelaksanaan imunisasi MR terhadap siswa usia sekolah di Metro telah dilakukan pada pekan lalu.



Menurut dia, pelaksanaan imunisasi MR pasca penundaan di Metro saat ini tidak menemui kendala. Sekolah yang akan dikunjungi telah dijadwalkan pihak kesehatan dan memperoleh dukungan dari pemerintah kota Metro.

“Penundaan imunisasi MR beberapa waktu lalu hanya beberapa hari saja, setelah itu berjalan baik, bahkan saat ini mendapat dukungan dari pemerintah dan masyarakat di Metro,” ujar dia.

Ia mengatakan, jumlah masyarakat telah mengikuti imunisasi MR di Metro, hingga Selasa (14/8/2018) kemarin pukul 20.30 mencapai 16,1% dari jumlah sasaran.

Menurutnya, jumlah tersebut sudah cukup baik dan akan terus meningkat hingga akhir pelaksanaan imunisasi. “Kalau melihat data yang telah melakukan imunisasi MR di Metro dibandingkan wilayah lain memang paling rendah. Hal ini disebabkan oleh penundaaan beberapa waktu lalu. Mudah-mudahan hingga akhir imunisasi seluruh sasaran terimunisasi,” kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR