BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terus mematau jalannya pelaksanaan imunisasi measles rubella (MR) kepada siswa di sejumlah sekolah di Lampung. Imunisasi MR mampu mencegah penularan penyakit campak di masyarakat.

Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Lampung, Asih Hendrastuti kepada Lampost.co, Kamis (2/8/2018) mengatakan kendati terjadi pro dan kontra terkait kehalalan vaksin, pihaknya terus menjalankan imunisasi MR kepada masyarakat.



Menurut dia, imunisasi MR merupakan program pemerintah pusat yang perlu didukung karena imunisasi ini dapat mencegah penularan penyakit campak di tengah masyarakat dan menghindari komplikasi serius di tubuh manusia.

“Kami kira walaupun ada pro dan kontra, imunisasi MR tetap kami lakukan. Ini sudah menjadi program pemerintah pusat agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat,” ujar dia.

Namun menurut Asih, bila terdapat masyarakat menolak mengikuti imunisasi MR karena menungu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia terkait kehalalan vaksin, pihaknya tidak akan memaksa masyarakat.

“Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, terlebih orang tua bersedia anaknya diimunisasi MR. Namun, bila ada yang menunggu fatwa dari MUI, kami tidak akan paksakan,” ujar Asih.

Untuk mendukung program tersebut, pihaknya kini terus berkomunikasi kepada Kementerian Kesehatan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, agar pelaksanaan program imunisasi MR berjalan lancar.

“Hari ini Kadinkes Lampung, ibu Reihana terus komunikasi ke Kemenkes, termasuk kepada Kemenag Lampung, agar kampanye imunisasi MR di sekolah di bawah Kemenag dapat berjalan,” kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR