JAKARTA (Lampost.co) -- Irjen Pol. Ike Edwin menyambut positif dan mendukung langkah Koalisi Kawal Capim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membuka posko pengaduan masyarakat terhadap rekam jejak para kandidat pimpinan KPK yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Koalisi Kawal Capim KPK membuka posko pengaduan masyarakat tersebut di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jalan Pangeran Diponegoro No. 74, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/7/2019) mulai pukul 14.00 WIB.



Koalisi Kawal Capim KPK ini terdiri dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan, LBH Jakarta, Yayasan LBHI, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia, LBH Pers, Saya Perempuan Anti Korupsi Indonesia, Indonesia Legal Roundtable, dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi.

Koalisi tersebut mengklaim posko yang mereka buat bersifat independen dan berharap dapat menjadi 'rumah' bagi aduan masyarakat. "Karena adanya kekhawatiran bahwa posko yang dibuat oleh Pansel hanya bersifat formalitas belaka," kata narahubung Koalisi Kawal Capim KPK, Kurnia Ramadhana dalam siaran persnya, Selasa (16/7/2019).

Menanggapi hal itu, Ike Edwin menilai posko pengaduan masyarakat yang dibuat koalisi berbagai LSM itu tidak perlu dipersoalkan. Menurut dia, posko itu dapat berjalan berbarengan dengan posko yang dibuat panitia seleksi (Pansel) Capim KPK.

"Tentunya pengaduan yang disampaikan ke Pansel yang mempunyai legalitas sebagai panitia seleksi yang resmi dibentuk pemerintah," kata Staf Ahli Sosial Politik Kapolri ini di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Kendati demikian, jenderal bintang dua yang juga Capim KPK ini menilai posko pengaduan yang diinisiasi koalisi LSM itu dapat menjadi alternatif lain untuk menampung pengaduan masyarakat terkait rekam jejak para Capim KPK.

"Kita harus berpandangan positif menanggapinya. Mungkin koalisi LSM itu ingin membantu Pansel dalam men-tracking rekam jejak para Capim KPK," ujar pria yang akrab disapa Dang Ike ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR