BANYAK memang ikan buas di lautan yang menyerang manusia, bahkan hingga menyebabkan kematian. Namun jika ada orang yang celaka akibat ulah ikan, fakta atau mitos.

Na...iwa api ana, bang aga nyani celaka kedua (Nah...ikan apa itu, kok bakal membuat celaka orang lain)



Tapi celaka yang dimaksud ini bukan sebenarnya ikan terkutuk. Namun seorang pengemudi bus akhirnya tewas setelah polisi mendapati bibit ikan arwana ilegal di busnya.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, menggagalkan upaya penyelundupan bibit ikan arwana Super-Red sebanyak 295 ekor. Saat penelitian dan pemeriksaan itulah sopir bs meninggal karena serangan jantung.

Na...seno lain ulehni iwa kidah, senangun wat penyakik iya no. Wat-wat gawoh (Nah...itu bukan karena ikan, memang ada penyakitnya dia. Ada-ada saja). 

"BS saat akan diperiksa di ruangan penyidikan tiba-tiba jatuh pingsan sebelum sampai di ruangan penyidik, sehingga segera dilarikan ke Puskesmas Entikong, lalu satu jam kemudian dinyatakan meninggal oleh tim dokter Puskesmas Entikong karena serangan jantung," ujarnya.

Dari keterangan sopir yang satunya berinisial Zai (55), rekannya BS, saat bus yang mereka bawa mulai di Sosok, almarhum sudah mengeluh kurang enak badan. Sehingga yang harusnya di Sosok itu baru dilakukan pergantian sopir, tetapi Zai sudah menyetir atau membawa bus itu mulai dari Pontianak ke Entikong, katanya.

Ikan arwana Super-Red merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi undang-undang. 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR