SPINYFIN perak atau Dori kecil, yang menghuni lapisan laut dalam, mungkin melihat dunia tidak seperti hewan laut pada umumnya. Penglihatan warna mungkin tidak diperlukan di laut dalam, mengingat sulit ditembus sinar matahari.

Akan tetapi, para peneliti yang tertarik pada evolusi penglihatan warna, menganalisis genom 101 ikan yang berbeda. Pada ikan spinyfin perak ditemukan lebih banyak gen untuk membedakan cahaya redup, daripada vertebrata lain di Bumi.



Keberadaan gen menyebabkan ikan dapat melihat cahaya sisa siang hari dan spektrum penuh bioluminesensi di laut dalam. Temuan itu menunjukkan ikan jenis lain di laut dalam kemungkinan memiliki kemampuan deteksi warna.

Sejumlah ikan laut dalam telah kehilangan gen yang dimiliki ikan lain karena membuat sel kerucut dan opsin untuk mendeteksi bagian spektrum merah dan ultraviolet. Lebih dekat pada 101 genom, tim peneliti menemukan tiga garis keturunan berbeda dari ikan laut dalam, yang memiliki salinan gen tambahan untuk kemampuan melihat dalam cahaya redup. (MI/R4)

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR