GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Sebanyak 265 Narapidana (Napi) di Lapas Gunungsuhih mendapat remisi khusus dari pemerintah melalui Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).  Remisi tersebut diberikan kepada para napi tepat saat Hari Raya Idulfitri 1439 H.

Salah seorang napi, Trisna, kasus penganiayaan mendapatkan remisi 15 hari menyampaikan rasa syukur  kepada Tuhan Yang Maha Esa lantaran telah diberikan umur panjang dan mendapat remisi di hari kemenangan umat Islam. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang salah di mata hukum.



“Alhamdulillah Tuhan masih memberikan saya umur yang berkah dan terima kasih kepada seluruh jajaran penegak hukum yang sudah memberikan remisi kepada saya. Remisi ini akan saya pergunakan untuk memotivasi memperbaiki kesalahan yang sudah saya perbuat dahulu,” tutup Trisna.

Narapidana lainnya, Andi kasus pencurian, mengaku sangat bersyukur atas remisi 15 hari yang diberikan kepadanya. Dengan remisi ini, ia bisa lebih cepat berkumpul kembali dengan keluarga.

"Sudah lama saya menahan rasa rindu dengan keluarga saya dan syukurlah di hari raya Idulfiitri ini apa yang saya harapkan bisa terkabul agar bias segera berkumpul dengan keluarga," kata dia.
Sementara itu,  Kepala Lapas Gunung Sugih,  Syarpani menyampaikan pemberian remisi ini hanya untuk narapidana yang memenuhi syarat yakni tidak pernah membuat onar saat mendekam di Lapas, berperilaku baik terhadap petugas Lapas maupun sesama napi dan rajin mengikuti sejumlah bimbingan yang diberikan pihak Lapas. Hal ini disampaikannya saat upacara pemberian remisi di Masjid Alfurqon Lapas seusai Salat Idulfitri Berjamaah yang diikuti 680 Napi dan petugas.  Jum'at (15/6/2018).
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR