MENGGALA (Lampost.co) -- Dalam eaktu dekat Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Tulangbawang akan mengagendakan pemanggilan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Bagian Pengawas Rumah Sakit (BPRS).

Pemanggilan keduanya akan dilakukan guna melengkapi kasus perkara dugaan malapraktik yang dialami Septina warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba. "Dalam waktu dekat kita akan lakukan pemanggilan saksi dari IDI dan Bagian Pengawas Rumah Sakit (BPRS) guna perkara melengkapi semua berkas kasus ini," ujar Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Zainul Fachry melalui Kanit Tipiter Polres Tulangbawang Ipda Jefry Syaifullah kepada Lampung Post Jumat (26/7/2019).



Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap dua dokter Asy Syifa Tubaba, untuk dimintai keterangan terkait dugaan malapraktik yang dialami Septina warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba. "Hari ini (Jumat), kita sudah memanggil dokter bagian anastesinya dan sudah kita mintai keterangan," ujarnya. 

Sementara itu dokter Adtya Rajasa yang melakukan tindakan caesar, seharusnya hari ini dilakukan pemanggilan. Namun yang bersangkutan pada Kamis (25/7/2019) lalu telah datang dan sudah kita mintai keterangannya. "Untuk dokter Adtya Rajasa sudah kita mintai keterangan kemarin. Namun dia datang pada kamis lalu, karena pada Jumat tidak bisa hadir, karena ada sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan. Atas dasar tersebut maka Kamis kemarin kita mintai keterangannya," Kata Dia.

Dia juga mengatakan terkait kasus ini, pihaknya akan terus berupaya maksimal menyikapi kasus dugaan malapraktik. Atas dasar tersebut pihaknya tidak gegabah menyimpulkan sesuatu. "Intinya pekan depan kita akan panggil IDI dan Bagian Pengawas Rumah Sakit (BPRS) untuk melengkapi semuanya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR