Pesawaran (Lampost.co) – Identitas mayat laki laki yang ditemukan tiga pelajar di perkebunan pisang, Jumat 6 September 2019, di Dusun Duakha Desa Hanau Berak Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran terungkap.

Identitas mayat tersebut diketahui atas nama Andriansyah 32 tahun. Saat ini jasad almarhum sudah diserahterimakan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moloek kepada pihak keluarga tanpa ada proses otopsi.



Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, setelah mayat laki laki tersebut dibawa ke RS Abdoel Moloek, dan pihak keluarga mengetahui informasi tersebut, pihak keluarga langsung menjemputnya.

"Korban diketahui bernama Andriansyah 32 tahun dan berprofesi sebagai buruh, sudah dijemput oleh keluarganya dan diserah terimakan melalui pihak rumah sakit abdoel moloek," jelasnya. Sabtu, 7 September 2019.

Dirinya juga mengatakan, saat serah terima jenazah tersebut, pihak keluarga yang diwakili Anwar (66) yang berprofesi sebagai buruh harian lepas, dan juga sebagai orang tua korban menolak jenazah anaknya dilakukan otopsi.

"Pihak keluarga sudah ikhlas dengan musibah yang menimpa anaknya, dan sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi kepada anaknya, dengan disaksikan oleh Eko Pramono selaku Kadus, kemudian Sugiarto selaku RT, dan dari pihak kepolisian Brigpol Edi Saputra."

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR