BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ibu dari almarhum Yogi Andhika mantan supir pribadi Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, mendadak viral di media sosial.

Ibu Yogi yang bernama Fitri Hartati tersebut menyambangi salah satu pengacara kondang yakni Hotman Paris Hutapea di Kedai Kopi Joni, Jakarta Minggu (2/12/2018). Kopi Joni sendiri terletak di  Jalan Kopyor Raya Blok Q1 Nomor 1, Kelapa Gading, Jakarta, sering dijadikan tempat pengacara tersebut bersantai dan banyak warga yang berkonsultasi soal hukum kepada Hotman.



Dalam postingan akun Instagram Hotman Paris, terlihat Fitri bersama kerabatnya menunjukan beberapa foto, salah satunya luka lebam yang dialami oleh anaknya dari penganiayaan yang menyebabkan nyawa anaknya melayang.

Hotman Paris merasa sedih dan meminta agar aparat menangkap pelaku, termasuk pelaku utama dari penganiayaan yang menyebabkan kematian Yogi Andhika.

“Skandal lagi, skandal lagi. Tangis seorang ibu. Inilah body anaknya (Yogi Andhika) yang dianiaya dan telah meninggal. Anaknya ini dituduh mencuri uang sebesar Rp25 juta, kemudian diduga dianaya oleh berbagai oknum. Yang paling penting siapa yang menyuruh. Itu yang harus diungkap,” ujar Hotman di postingan akun Instagramnya, yang diposting pada Minggu (2/12/2018), sekitar pukul 07.00 WIB.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Ruli Andi Yunianto, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pemenuhan kelengkapan berkas perkara tersangka Maulan alias Bowo, ASN Lampung Utara yang menjadi tersangka.

Salah satu permintaan dari Jaksa Penuntut Umum dari berkas yang telah diteliti yakni menghadirkan saksi Arnold, rekan dari korban Yogi Andhika yang memberikan informasi keberadaan Yogi Andhika ke tersangka. "Kita masih lengkapi petunjuk jaksa, salah satunya saksi Arnold, padahal Arnold sudah kita BAP," kata Ruli, Minggu (2/12/2018).

Ruli mengatakan seluruh saksi perkara tersebut telah diperiksa untuk memenuhi permintaan JPU, diantaranya yakni 2 anggota TNI, 2 kerabat bupati Lampura, serta Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR