KOTABUMI (Lampost.co) -- Seorang ibu dan anaknya mengalami luka bacok ditubuh, akibat menjadi korban aksi pembegalan sepeda motor bersenjata golok di jalan raya lintas Sumatara tepatnya di Simpang Limus, Kecamatan Abungkunang, Lampung Utara, Sabtu (2/6/2018) sekitar pukul 08.00.

Selain melukai korbannya, para pelaku yang berjumlah tiga orang bersebut berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BE-3969-KN dan sebuah smartphone merek Oppo tipe A37 milik korban.



Kedua korban yaitu Rusli (23) yang merupakan anggota PMII Cabang Lampura mengalami luka bacok pergelangan tangan kiri dan ibunya yaitu Siti Holilah (47) luka lecet dan memar akibat terjatuh dari sepeda motor. Kini keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Handayani, Kotabumi.

Rusli mengatakan sebelum kejadian itu dirinya mengendari sepeda motor bersama ibunya dari rumahnya di Desa Bumi Nabung, Abung Barat hendak berbelanja di Pasar Sentral Kotabumi. Namun, tengah perjalanan, tiba-tiba dihadang oleh tiga orang pemuda tak dikenal mengendarai satu sepeda motor matic dan bersenjata golok serta mengenakan penutup wajah.

"Tanpa disangka dua orang langsung turun dan menarik tangan ibu saya hingga kami berdua terjatuh. Saat kami terjatuh rupanya seorang pelaku hendak membacok tubuh ibu saya. Saya langsung reflek menangkisnya hingga tangan saya terluka dan melihat kami tak berdaya mereka langsung merampas sepeda motor kami berikut hp," ujarnya.

Dengan kejadian ini, dia meminta aparat kepolisian dapat menangkap para pelaku begal. Sedangkan kasus pembegalan yang mengakitkan dua kakak beradik tewas akibat luka tembak dan luka bacok di Jalan Umbul Kelapa, Abung Selatan hingga saat ini belum terungkap. Begitu juga korban luka tembak yang di alami seorang guru SMA Sungkai Barat.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR