BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mahasiswa Sosiologi Universitas Lampung didukung SNV Indonesia menyelenggarakan kegiatan edukasi menstruasi bernama OK MEN (Opera Edukasi Menstruasi) di komunitas Taman Baca Masyarakat Merdeka, Bandar Lampung, Minggu, 25/08/2019 di mana sebelumnya sudah mengadakan penampilan pertama di SDN 1 Sepang Jaya.


Kegiatan ini menggunakan media dongeng dan boneka tangan untuk memberikan pemahaman menstruasi kepada anak-anak. “Dongeng ini menyelipkan diskusi kelompok juga dalam proses di dalamnya untuk menggali pemahaman anak perempuan dan laki-laki terhadap menstruasi,”  ungkap Tria Fadilla, koordinator kegiatan OKE MEN.




Menurut Tria, tema menstruasi dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap anak perempuan yang belum ataupun baru mengalami menstruasi. Anak laki-laki pun dilibatkan untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap menstruasi dan menggugah empati mereka terhadap anak perempuan yang sedang mentruasi.


Ifah Rachmi, WASH SDGs Youth Initiative officer SNV Indonesia mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan mendorong inisiatif pemuda untuk menyuarakan sanitasi dan perilaku hidup bersih di Provinsi Lampung.


“Isu sanitasi seringkali dianggap tidak me, untuk itu kami mendorong pemuda untuk mempromosikan sanitasi dengan cara yang menarik,salah satunya melalui dongeng,” jelasnya.


Komunitas Youth with Sanitation Concern (YSC) yang terlibat dalam pendampingan kegiatan Ok Men,turut hadir dalam kegiatan ini. Denita Oktaviani, anggota YSC mengungkapkan, kegiatan edukasi menstruasi sangat menarik.


“Semoga ini dapat menjadi pembelajaran untuk mendorong perubahan perilaku sanitasi di Lampung, khususnya terhadap manajemen kebersihan menstruasi”

EDITOR

Bambang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR