Hingga hari ini, Jumat 20 September 2019, keberadaan seorang nelayan pelabuhan Kuala Stabas, Kelurahan Pasar Krui,  Kecamatan Pesisir Tengah,  Lapudi alias Papua (44), yang melaut sejak Selasa, 17 September 2019, belum ditemukan.

 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Pesisir Barat,  Syaifullah melalui Kabid kedaruratan dan logistik Mukhlazim mengatakan, meskipun perahu, perlengkapan melaut, JPS dan handphone Lapudi telah ditemukan terdampar di pantai Sulau  Manna,  Kabupaten Kaur,  Provinsi Bengkulu, namun keberadaan Lapudi nihil.



Kata Mukhlazim,  menurut para nelayan rekan seprofesi Lapudi, sosok yang biasa dipanggil Papua merupakan seorang nelayan tangguh dan pemberani.  Terbiasa melaut tanpa ada kawan,  berangkat melaut seorang diri.  Papua melaut diatas 10 mil,  pernah ada nelayan lain yang ikut namun akhirnya tidak berani. 

"Posisinya sekarang kalau perahu, perlengkapan dan HP nya sudah ditemukan di Sulau,  Manna.  Tetapi orangnya belum ketahuan.  Tetap dilakukan pencarian.  Rekan para nelayan sejak kemarin mengerahkan empat perahu telah melakukan pencarian," ujarnya.

Pencarian 

Semua  titik tangkapan  nelayan sepanjang pantai barat termasuk di Bintuhan, Bengkulu pun dihubungi. Saat ditelepon tersambung,  namun orang lain yang mengangkatnya. Sementara perahu milik Papua sudah ada di Sulau, Bengkulu .

"Kami tetap melakukan pencarian sampai ketemu. Kalau menurut rekan nelayan lainnya,  Papua adalah sosok nelayan hebat, nggak ada lawannya se Pesisir Barat, yang paling hebat lah sebab setiap berangkat mencari nafkah melaut diatas 10 mil,  ada yang pernah ikut, tetapi akhirnya tidak berani, sehingga papua kalau melaut sendiri saja, informasinya pada peristiwa ini ia melaut sejauh 37 mil, " kata Muklazim. 

Menurut para nelayan,  kata Mukhlazim,  beberapa kemungkinan yang terjadi,  lapudi terlempar dari perahunya akibat cuaca buruk ditengah laut. Atau tali kail terkait dikakinya sehingga saat kail pancing dimakan ikan besar, Ia ikut terseret.  
"Tetapi itu baru kemungkinan, " kata dia. 

Informasi yang dihimpun,  keluarga dan warga berharap dan berdoa,  Lapudi dapat ditemukan dalam keadaan sehat selamat. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR