MENGGALA (Lampost.co) -- Memperingati hari ulang tahun yang ke-6, Rumah Sakit Mutiara Bunda Unit 2
Banjaragung menggelar operasi bibir sumbing, dan donor darah gratis, Jumat 30 Agustus 2019.

Direktur RS Mutiara Bunda Unit 2 Banjaragung dr Herman Susilo mengatakan, kegiatan baksos bertujuan untuk mendekatkan rumah sakit dengan masyarakat. 



Dia menjelaskan, operasi bibir sumbing sendiri sudah dua kali dilaksanakan selama rumah sakit berdiri. Sedangkan donor darah menjadi kegiatan kali ketiga dan direncanakan menjadi sebuah kegiatan rutin di tahun-tahun berikutnya.

"Operasi bibir sumbing atau celah langit-langit ada 18 orang pasien. Kalau donor darah, kita memiliki target dapat mengumpulkan 80 kantong darah. Tapi kemungkinan bisa lebih dari itu," kata Herman, Jumat 30 Agustus 2019.

Menurut Herman, dalam kegiatan operasi bibir sumbing atau celah langit-langit pihaknya mendatangkan dua dokter spesialis secara khusus. 

"Kita datangkan dua dokter spesialis bedah plastik untuk menangani operasi. Satu dari Bandarlampung dan satunya dari Tanggerang. Kalau pesertanya dari luar Tulangbawang juga ada. Kegiatan ini gratis tanpa di pungut biaya," katanya.

Dia berharap, melalui kegiatan baksos tersebut dapat mempererat hubungan antara rumah sakit dengan masyarakat serta keberadaan rumah sakit pun dapat memberikan pelayanan keseh yang terbaik.

"Kita ingin keberadaan Rumah Sakit Mutiara Bunda di Tulangbawang ini dapat ikut serta berpartisipasi memberikan pengabdian dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya

Sementara itu, Mukhlisin orang tua dari Aulia Hapidatus Syfa balita berusia 14 bulan yang merupakan salah satu pasien baksos operasi bibir sumbing gratis RS Mutiara Bunda mengaku, sangat terbantu. Terlebih lagi, bagi dirinya yang hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan rendah.

"Alhamdulillah sangat-sangat membantu kami. Apalagi ini semuanya gratis. Dan operasi kali ini, merupakan yang kedua kalinya," kata warga asal Labuhan Jaya, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. 

Dia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan. Mengingat, kegiatan sosial tersebut jarang diselenggarakan namun dibutuhkan masyarakat.

"Terima kasih banyak atas bantuan RS Mutiara Bunda yang telah mengobati anak saya. Semoga di tahun-tahun berikutnya dapat terus dilaksanakan, karena sangat membantu kami warga yang kurang mampu," katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR