KRUI (Lampost.co) -- Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Pesisir Barat pada Jumat (26/4/2019) sore hingga malam hari menyebabkan berbagai bencana alam. Diantaranya banjir Way Krui di Kecamatan Way Krui, yang merusak rumah warga.

Peratin (Kepala Desa) Pekon Gunung Kemala Timur, Edison Surya, mengatakan setidaknya ada beberapa rumah warga rusak dan terancam tergerus akibat banjir Way Krui. " Rumah milik Efrizal, separuh bangunannya roboh tergerus banjir. Sementara satunya lagi milik Yurhasan sudah terancam. Lokasinya di Pemangku Ulokbamban, Pekon Gunungkemala Timur, Kecamatan Waykrui, kejadiannya sekitar pukul 03:00 WIB dini hari," terang kata Edison, Sabtu (27/4/2019).



Dari informasi yang dihimpun Lampung Post, hujan deras menyebabkan longsor terjadi di Jalinpanbar Pekon Way Sindi Hanuan, Kecamatan Karya Penggawa, yang menyebabkan lalu lintas kendaraan ditempat itu terhambat pada Jumat (26/4/2019). Demikian pula terjadi longsor yang menyebabkan beberapa rumah warga rusak di pemukiman masyarakat di Pekon Tanjungsakti, Kecamatan Lemong sekitar pukul 21.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat , Syaifullah mengatakan pihaknya terus bekerja membersihkan dan menanggulangi berbagai bencana yang terjadi. Ia pun membenarkan beberapa peristiwa alam tersebut yang terjadi di kabupaten Pesisir Barat.

Bahkan, kata dia, ada pihaknya menerima informasi ada korban jiwa pada longsor yang terjadi di pemukiman dan menggerus beberapa rumah warga di Kecamatan Lemong. Setidaknya ada tujuh titik lokasi bencana alam yang terjadi. "Tujuh titik. Korban jiwa empat orang, infonya seperti itu. Tetapi ini sekarang akan kami tinjau," kata Syaifullah, Sabtu (27/4/2019).

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR