KALIANDA (lampost. co) -- PT Angkutan Sungai Darat dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni meminta maaf kepada pengguna jasa kapal feri terkait antrean loket dan gate elektronik di Pelabuhan Bakauheni sejak Minggu (19/8/2018) pagi.

Permohonan maaf tersebut disampaikan oleh operator loket pembelian tiket penumpang jalan kaki pelabuhan Bakauheni melalui pengeras suara. Operator yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan ketidaknyamanan para penumpang terjadi karena loket pembelian tiket tengah melakukan pembaharuan sistem pada perangkat tiketing non-tunai yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan masih berlangsung hingga petang ini.



Petugas loket itu menyampaikan, peningkatan sistem tiket elektronik yang sedang berjalan diharapkan hari ini selesai.

Informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, penumpukan penumpang jalan kaki selain dampak dari meningkatnya jumlah pengguna jasa saat libur akhir pekan (long weekend), namun tertahannya jadwal keberangkatan penumpang jalan kaki hingga tiga jam disebabkan juga oleh pelayanan transaksi tiket non tunai yang mengalami gangguan.

Baca Juga:

Sistem Non-Tunai Error, Penumpang Jalan Kaki Menumpuk di Loket Pelabuhan

Untuk mengatasi antrean kian parah, ASDP akhirnya membuka dua loket pembelian tiket manual. Namun, keterbatasan loket manual itu menyebabkan antrean penumpang belum terurai hingga sore hari.

“Antrean di loket manual masih panjang. Saya tadi ngantre jam 14.15 WIB,  baru dapat tiket naik kapal jam 16.30 WIB," ujar salah satu penumpang.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR