BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Susu sebagai minuman sumber nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak memang telah menjadi komponen makanan penting. Namun, adakah dampak buruk yang terjadi jika tubuh mengonsumsi tubuh secara berlebihan?
Menurut pakar gizi Emilia E Achmadi, kelebihan asupan susu sudah pasti akan membuat kapasitas untuk makanan lain berkurang karena diambil oleh susu. Adapun tubuh anak membutuhkan variasi nutrisi lain, termasuk karbohidrat, protein, dan lemak yang tidak bisa dipenuhi oleh satu jenis makanan yaitu susu.
Emilia menambahkan meskipun mengandung banyak mikronutrien, susu tidak memiliki gizi lain yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin C. Selain itu, terlalu sering minum susu akan berdampak pada kinerja organ lain yang menjadi kurang optimal.
"Susu gampang dicerna sehingga tidak bisa melatih kontraksi otot pada kerongkongan. Padahal, organ tubuh bisa tidak berfungsi karena tak pernah terpakai," ujar Emilia dalam Konferensi Media Edukasi Susu UHT: Susu Bergizi Kesukaan Anak, di Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Ia menambahkan salah satu gangguan yang bisa muncul akibat minum susu berlebihan adalah kesulitan menelan karena saraf pada bagian kerongkongan kurang terlatih.
Terakhir, Emilia menyebutkan dampak paling jelas dari kelebihan susu adalah bertambahnya berat badan yang dapat berujung pada obesitas pada anak. "Susu relatif banyak kandungan lemak jadi isu obesitas cukup besar di sini," kata dia.

Waktu Tepat



Banyak orang tua yang terbiasa memberikan minum susu anak pada pagi saat sarapan atau malam hari sebelum mereka tidur. Namun faktanya, minum susu bisa dilakukan kapan saja.
"Ada mitos yang bilang bagusnya minum susu pada pagi hari. Padahal tidak ada waktu yang baik," ujar pakar gizi itu.
Namun dalam kondisi tertentu, susu memiliki hasil optimal bila diminum pada waktu yang tepat. Ia memberi contoh, seorang atlet sebaiknya minum susu setelah latihan rutin.
"Latihan dapat menimbulkan kerusakan otot, juga menurunkan protein dan gula darah. Dengan minum susu, perbaikan akan makin cepat."
Hal itu disebabkan susu mengandung kalori dan karbohidrat yang akan cepat diserap tubuh. "Ibaratnya busa kering kalau dilempar air, akan cepat menyerap," ujarnya.
Emilia juga menyarankan mengonsumsi susu harus diimbangi dengan aktivitas fisik, tidak hanya sekadar minum susu berlebihan dan berujung pada kegemukan. "Untuk yang sulit terlelap, minum susu sebelum tidur juga dapat membuat manfaat susu bagi tubuh menjadi optimal." 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR