MILITER Amerika Serikat (AS) berencana memanfaatkan ikan dan hewan lainnya untuk membantu aktivitas mata-mata terhadap musuh di lautan. Selain dipandang memiliki kemampuan adaptasi lingkungan yang baik, para ilmuwan ingin menggunakan indra makhluk laut laut untuk memantau sinyal yang kemungkinan terlewatkan teknologi konvensional.

Program PALS (Persistent Aquatic Living Sensors) nantinya menangkap informasi dari makhlut laut yang menjadi mata-mata. Melalui kemampuan pengindraan dari organisme di bawah laut, ujar dia, militer AS dapat memperluas jangkauan pelacakan aktivitas musuh secara terus-menerus. Selain itu, karakterisasi ukuran dan jenis kendaraan musuh dapat dipantau lebih presisi.



Anggaran sebesar 45 juta dolar AS telah digelontorkan kepada lima tim penelitian, yang masing-masing menyoroti organisme tertentu dan mengembangkan teknologi pemantauan yang sesuai. Studi tersebut diharapkan rampung dalam beberapa tahun mendatang, sehingga hewan laut dapat berkontribusi pada aktivitas militer.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR